Kuningan – Pada hari Selasa, 11 Maret 2025, lapangan MTsN 5 Kuningan menjadi saksi pelaksanaan deklarasi bersama yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolsek Darma, Bapak Sutarja, sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan damai.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Kapolsek Darma, yang menyoroti bahaya perang sarung di masa kini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan,
“Perang sarung sekarang ini bukan lagi sekadar permainan seperti zaman dulu. Sekarang sudah jadi ajang kekerasan yang sangat berbahaya. Di beberapa daerah, termasuk di wilayah Kuningan, sudah ada siswa yang menjadi korban,bukan hanya luka, tapi bahkan merennggut nyawanya. Ini sangat memprihatinkan,” ujar pa sutarja
Pernyataan ini menjadi pengingat penting, bagi seluruh siswa tentang bahaya kekerasan yang. semakin marak di kalangan pelajar
Setelah pengarahan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi siswa anti perang sarung dan tawuran yang dipandu oleh Bapak Hj. Suryat. Seluruh siswa dengan penuh semangat dan kesadaran mengikuti deklarasi yang berbunyi:
“Deklarasi siswa anti perang sarung dan tawuran. Kami, siswa-siswi MTsN 5 Kuningan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, menyatakan komitmen kami untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, damai dan bebas dari segala bentuk kegiatan di luar norma, baik norma hukum maupun norma agama. Oleh karena itu, kami menyatakan:
1. Menolak segala tindakan dalam bentuk perang sarung atau tawuran yang dapat merugikan diri sendiri, teman, sekolah, dan masyarakat.
2. Menolak segala tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah yang dapat berdampak terhadap pengembangan belajar dan masa depan kami.
3. Menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan antar siswa, baik di dalam maupun di luar sekolah.
4. Mengutamakan penyelesaian konflik secara damai melalui dialog dan musyawarah tanpa kekerasan.
5. Menjadi pelopor perdamaian dan ketertiban serta menolak segala ajakan atau provokasi yang mengarah kepada kekerasan.
6. Mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan kegiatan sosial untuk membangun solidaritas yang lebih baik.
Deklarasi ini kami buat sungguh-sungguh sebagai bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk kegiatan belajar.”
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias dari para siswa. Harapannya, deklarasi ini tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan juga menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari siswa di sekolah maupun di luar sekolah.
Kontributor : Jejak Pena (TIM Jurnalistik MTsn 5 Kuningan)




