MTsN 5 Kuningan Gelar Program Literasi Al-Qur’an, Targetkan Kemampuan Baca yang Optimal

MTsN 5 Kuningan menggelar program bimbingan intensif baca tulis Al-Qur’an dan huruf Latin bagi siswa yang dinyatakan lulus bersyarat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Program ini diadakan sebagai langkah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, baik Al-Qur’an maupun huruf Latin, setelah hasil evaluasi menemukan beberapa siswa belum mampu membaca dengan lancar.

Program ini melibatkan Lalu Hery Susanto, S.E., seorang pengajar khusus dari Pondok Pesantren Jambar, yang menggunakan metode tahsin sebagai pendekatan dalam pembelajaran. Metode ini dipilih untuk memudahkan siswa dalam memahami bacaan Al-Qur’an dengan benar dan cepat.

“Metode tahsin dipilih karena lebih efektif untuk membantu siswa belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih mudah dan tepat,” kata Lalu Hery Susanto.

Sebanyak 16 siswa mengikuti program ini, dengan rincian 13 siswa yang fokus belajar membaca Al-Qur’an dan 3 siswa yang belajar huruf Latin. Antusiasme siswa sangat baik, meskipun tantangan berupa kebosanan kadang muncul di tengah proses belajar.

Muhammad Syaid Furqon, pengelola program ini, menjelaskan bahwa program bimbingan intensif ini akan berlangsung selama satu semester dengan evaluasi rutin yang melibatkan guru dan orang tua siswa. Dukungan dari orang tua juga dinilai sangat positif dalam keberhasilan program ini.

“Alhamdulillah, orang tua sangat mendukung program ini. Kami berharap siswa bisa segera lancar membaca Al-Qur’an dan huruf Latin setelah program selesai,” jelas Muhammad Syaid Furqon.

Kerjasama antara MTsN 5 Kuningan dengan Pondok Pesantren Jambar menjadi landasan penting dalam keberlangsungan program ini. Pihak sekolah juga berencana menjadikan bimbingan ini sebagai program rutin untuk siswa yang membutuhkan bimbingan khusus di masa mendatang.

“Insya Allah, program ini akan dijadikan kegiatan rutin dan khusus bagi siswa yang memerlukan bimbingan tambahan dalam membaca Al-Qur’an dan huruf Latin,” pungkasnya.

Program ini diharapkan dapat mencapai target agar siswa mampu membaca Al-Qur’an dan huruf Latin dengan lebih baik, serta mendukung pengembangan literasi agama dan akademik di lingkungan sekolah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *