Kuningan, Selasa (02/12/2025) — MTsN 5 Kuningan menerima kunjungan sejumlah mahasiswa yang melaksanakan program edukasi kebencanaan bagi para siswa. Kegiatan ini diikuti oleh anggota ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR), sebagian guru, serta pendampingan langsung dari pembina PMR, Nena.
Kedatangan para mahasiswa tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Indonesia yang dikenal sebagai negara rawan bencana menjadikan edukasi seperti ini sangat penting bagi generasi muda. Oleh karena itu, materi yang disampaikan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik sederhana agar siswa lebih mudah memahami dan menerapkannya.
Dalam sesi penyampaian materi, para mahasiswa menjelaskan berbagai jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, dan tanah longsor. Siswa diajak untuk memahami tanda-tanda awal bencana serta mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan untuk meminimalkan risiko.
Selain materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi langkah-langkah ketika menghadapi bencana, seperti cara melakukan evakuasi dengan tertib, cara melindungi diri di tempat yang aman, hingga teknik pertolongan pertama dasar untuk membantu korban yang membutuhkan. Simulasi ini membuat para siswa lebih aktif dan antusias karena dapat mempraktikkan langsung informasi yang didapatkan.
Nena selaku pembina PMR menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat penting dan bermanfaat, terutama bagi siswa PMR yang memang berfokus pada kesiapsiagaan dan pertolongan pertama. Dengan adanya edukasi langsung dari mahasiswa, siswa bisa mendapatkan wawasan baru dan meningkatkan keterampilan mereka,” ujarnya.
Para guru yang hadir juga menilai kegiatan ini sebagai upaya positif untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar lebih peka terhadap lingkungan dan memahami pentingnya tindakan cepat dalam situasi darurat. Selain itu, kegiatan ini mendorong siswa agar lebih peduli dan berani membantu sesama ketika terjadi bencana.
Dengan terselenggaranya kegiatan edukasi kebencanaan ini, diharapkan siswa MTsN 5 Kuningan semakin memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan yang baik dalam menghadapi berbagai situasi darurat. Sekolah pun berencana terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, terutama dalam bidang kedaruratan dan kemanusiaan.




